Sejarah Hari Ini (2 Oktober): Cristiano Ronaldo Sang Centurion Eropa
Tampil di panggung Eropa sekaligus mencetak gol seperti sudah menjadi dua hal yang tidak bisa dipisahkan dari Cristiano Ronaldo.
Tengok dua gol yang baru saja ia lesakkan ke gawang Malmo untuk membawa Real Madrid menang 2-0 dalam partai lanjutan Grup A Liga Champions, Kamis (1/10) dini hari WIB. Brace tersebut
membuat Ronaldo kini sudah mengoleksi 82 gol dari 117 laga. CR7 masih
mempertahankan status topskor sepanjang masa Liga Champions, unggul lima
gol dari rival terdekatnya, Lionel Messi.
Namun, salah satu milestone terpenting Ronaldo di Eropa terjadi tepat pada dua tahun lalu, ketika ia menjadi centurion Eropa
alias menjadi pemain yang mampu menembus penampilan ke-100 di kompetisi
Eropa ketika Madrid menjalani laga babak grup dengan wakil Denmark, FC
Copenhagen.
Rincianya, dari 100 laga tersebut, dua di antaranya terjadi di Piala
UEFA ketika Ronaldo masih berseragam Sporting Lisbon. Sedangkan sisanya
dilakukan Ronaldo di Liga Champions bersama Sporting (1 kali),
Manchester United (55) dan Madrid (44).
Partai kontra Copenhagen itu sendiri berjalan tak seimbang. Digelar di Santiago Bernabeu, matchday kedua
Liga Champions 2013/14 itu menjadi milik Madrid sepenuhnya. Yang lebih
istimewa, Ronaldo mampu memborong dua gol dalam kemenangan 4-0 atas
Copenhagen tersebut guna mempermanis catatan 100 partai yang sedang ia
lakoni.
Di menit 21, Madrid sudah berhasil membuka skor ketika Ronaldo meloncat tinggi untuk menanduk umpan silang Marcelo. Namun, gol kedua Madrid baru bisa tercipta di menit 66 setelah Ronaldo menyundul umpan silang rabona ciamik dari Angel Di Maria.
Terlepas dari seluruh sorotan kepada Ronaldo, Di Maria memang berhasil mencuri perhatian. Selain assist rabona tersebut, Di Maria, yang di pertandingan ini setelah ditugaskan menggantikan peran Gareth Bale, mampu mencetak dua gol terakhir Madrid. yakn melalui tendangan terukur dari luar kotak penalti di menit 71 sebelum menambah pundi-pundinya di menit 90 melalui tembakan kaki kirinya memanfaatkan kesalahn bek lawan.
Kemenangan atas Copenhagen tersebut menjadi awal yang baik bagi Madrid di Liga Champions 2013/14. Seperti diketahui, di musim itulah pasukan Carlo Ancelotti akhirnya berhasil mengakhiri penantian panjang La Decima dengan merebut trofi Si Kuping Lebar pada Mei 2014 dengan menekuk Atletico Madrid 4-1 di final.
12:48 PM
wbnews



0 comments:
Post a Comment